Manfaat Hutan

Indonesia adalah sebagai salah satu negara dengan luas hutan terbesar di dunia. OLeh karenanya perlu dilakukan konservasi dan pengelolaan hutan untuk kelestarian dan keseimbangan ekosistem alam di bumi ini. Berbagai jenis hutan yang ada di inedonesia memiliki fungsi sebagai berikut.

    Mencegah erosi dan tanah longsor. Akar-akar pohon berfungsi sebagai pengikat butiran-butiran tanah. Dengan ada hutan, air hujan tidak langsung jatuh ke permukaan tanah tetapi jatuh ke permukaan daun atau terserap masuk ke dalam tanah.

1. Menyimpan, mengatur, dan menjaga persediaan dan keseimbangan air di musim hujan dan musim kemarau.

2. Menyuburkan tanah, karena daun-daun yang gugur akan terurai menjadi tanah humus.

3. Sebagai sumber ekonomi. Hutan dapat dimanfaatkan hasilnya sebagai bahan mentah atau bahan baku untuk industri atau bahan bangunan. Sebagai contoh, rotan, karet, getah perca yang dimanfaatkan untuk industri kerajinan dan bahan bangunan.

4. Sebagai sumber plasma Nutfah keanekaragaman ekosistem di hutan memungkinkan untuk berkembangnya keanekaragaman hayati genetika.

5. Mengurangi polusi untuk pencemaran udara. Tumbuhan mampu menterap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Sumber Internet - Conan in Forest
Dikutip dari berbagai sumber

Perjuangan dan Solidaritas Umat Muslim Indonesia

Ponorogo – Aksi Solidaritas Umat Muslim di Ponorogo dalam rangka memberikan dukungan moril dan materiil untuk kemerdekaan Rakyat Palestina berlangsung lancar. Aksi yang dihelat pada hari Jum’at, 28 Juli 2017 ini dihadiri oleh lebih dari 1000 peserta dari beberapa instansi, mulai pendidikan, Ponpes, Rumah Sakit hingga mereka yang tak beraliansi apapun juga ikut memberikan dukungannya.
Solidaritas UMAT MUSLIM PONOROGZO - dok. Pribadi

Aksi Solidaritas ini bebas dari sindiran bertendensi politik. Menurut peserta aksi yang tidak mau disebut namanya (selanjutnya disebut hamba Alloh, red) peserta aksi yang berasal dari salah satu Instansi Rumah Sakit menyampaikan bahwa aksi tersebut tidak ada intrik atau kecenderungan apapun. “Kali ini tidak ada nuansa politis. Tidak seperti saat Aksi Bela Islam beberapa bulan yang lalu, yang ndilalah-nya bertepatan dengan suasana pilgub, akhirnya dianggap aksi politik yang berujung pada kemenangan salah satu calon politik, meskipun saya pribadi tidak ada niat berpolitik”.
Palestina MERDEA - dok. PRIBADI

Beberapa Umat Muslim Ponorogo  tersebut kembali  menyuarakan haknya dari sisi kemanusiaan pun keagamaan dengan aksi nyata. Mereka menuntut agar kemerdekaan untuk Palestina segera di kumandangkan dan zionis Yahudi mendapat laknat dari Alloh SWT. “Saat saya teriakkan  Palestina nanti teriak Merdeka, saat saya teriakkan Yahudi, teriakan Laknatulloh”, teriak Komandan Aksi.
Aksi - Dokomen Pribadi

Imbuhnya lagi, “’Kita Pancasilais dan kita mendukung Kemerdekaan bagi  Rakyat Palestina, karena didalam Pancasila terdapat sila kemanusiaan yang beradab, dan tindakan Israel terhaadap Rakyat Palestina sudah melanggar kemanusiaan”.
 
Peserta Aksi - dok. pribadi

Atas perlakuan yang tidak manusiawinya, Yahudi mendapat banyak kecaman dari berbagai Negara, salah satunya dikota ini. “Mereka, telah menjadi perantara kematian umat muslim yang pada Jum’at lalu sedang beribadah di Masjid Al Aqso, untuk itulah kami mengadakan aksi ini, karna kami marah tempat termulia kami dihinakan, saudara kami dibantai oleh mereka”, ungkap hamba Alloh.

 “Ending dari aksi ini panitia menggalang dana yang nantinya akan dikirimkan ke warga Palestina serta do’a-do’a yang semoga dapat memberikan kemenangan bagi umat Muslim yang sedang mendapat ujian di Palestina”. Ujar salah satu peserta aksi saat ditanyai oleh penulis. 
long march - dok. pribadi

Aksi yang berlangsung pada hari ini ternyata juga diikuti aksi demo penolakan disahkannya Perpu Ormas oleh pemerintah di Jakarta. Akhirnya, mari berdo’a semoga apapun yang diperjuangkan bermuara pada Lii’lai Kalimatillah,  tingginya kalimat Alloh dan tentunya kemuliaan Islam. 

Surga Islami RSU Muhammadiyah Ponorogo


RSUM – Seperti tahun-tahun sebelumnya, RSU Muhammadiyah mengadakan kegiatan ramadhan dengan tema-tema tertentu, Untuk kali ini, sebagai pelaksana kegiatan, panitia Ramadhan 1438 H memilih tema dengan judul “Surga Islami”

Berbagai macam kegiatan Surga Islami yang diikuti oleh karyawan seperti, Lomba Adzan, Tadarus Ruangan, Kultum, dan juga Hafalan Al Qur’an untuk anak-anak Karyawan. Dan juga, kegiatan sosial seperti Bagi Ta’jl gratis kepada pengguna jalan di depan IGD RSUM Ponorogo hingga buka puasa bersama dan pembagian zakat karyawan untuk Abang Becak.
TOTR (Ta'jil On the Road)

Proses pelaksanaan disetiap kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar atas kerja sama antar panitia yang profesional, kerja keras dan cukup solid. “K3, Kerja Keras, Kehandalan dan Kerjasama teman-teman menjadikan acara ini berjalan dengan baik”, Menurut Rina, Sekretaris Panitia Ramadhan tahun ini.

 

Dalam kegiatan Ramadhan kali ini, beberapa acara disemarakkan oleh nada dan suara dari group musik The Ordinary Accoustic. Group musik yang digawangi oleh karyawan-karyawati RSUM tersebut menyemarakkan Pengajian Ba’da Tarawih dan Bagi Ta’jil kepada pengguna Jalan.

Rangkaian kegiatan Ramadhan di RSU Muhammadiyah telah usai dengan dihelatnya Halal bi Halal Keluarga Besar Karyawan beserta mitra pada Hari Ahad Pahing, 16 Juli 2017 atau bertepatan dengan 22 Syawal 1438 H. Semoga RSUM Ponorogo selalu mampu memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat Ponorogo khususnya dan atas dukungan masyarakat bisa menjadi Rumah Sakit yang maju di lingkup Jawa Timur.



Good Bye Rockstar

A post shared by Iul (@iulchest) on

Waktu masih nyantri, segala musik masih dilarang, tapi ya namane bengalnya jiwa masih aja beli kaset tape (waktu itu) karna saking senengnya. Meski ndak bakal bisa muter juga, hla ndak ada tapenya hahaha
Disimpenlah itu barang terlarang, akhirnya waktu pemeriksaan ketauan bag. Keamanan dan ancaman digundul terus membayangi, ah akhirnya hanya disita dan gak kembali kaset pertamaku (Hybrid Theory) ahsudahlah

Setelah lulus dari penjara suci, cukup ngeprint2 lirik trus dibawa ke sekolah karna saking lamanya ngeluarin album (sempat kena brita hoax bahwa front mannya mati gara2 kanker tenggorokan karna kebanyakan scream)

Eh la dulu belum paham literasi, ya ditelan mentah2 hoax-nyah, rasane nyesel mumpung udah bebas malah mati dianya, haha ...
Begitu denger chester bangkit dari kubur, dengan album minutes to midnightnya, gas madiun utk beli kaset orinya, namun belum rejeki karena kosong, gas ke solo akhirnya nemu GOooooood, dan masih inget saat itu brooh, ..hujan lebat sekali tapi tetap gas dengan alasan mau maen ke penjara suci 😁

Dikelas : Hla, bukannya ngehafal rumus2 eh malah klotekan sembari nggerok2 g jelas

Dirumah : nggerak nggerok gak jelas, sampe dapat omelan simbok, "lagu koyo ngono ae dinyanyekne"
Mp4 sampe zong gegara diisi musik cadas, salah satunya ya LP (niat awal dijanji utk diisi murotal Qur'an tpi mblenjangi 😂) Mau gas skul ttp play vcd "live in texas" sampe akhir kelas 11

Poster LP cuman ada dua, sementara jadi lemek baju karena takut kamarnya ndak dimasuki malaikat

Lihat konser nidji yg dinyanyikan LP, belum lagi setelah itu vakum 3 hari ndak nyanyi LP karena dahaknya sempat ada sedit hemo karna niat bet nggerok2nyah wkwkwkw ...setelah 3 hari until now screaming out

Diiringi easier to run tulisan singkat ini diakhiri karna terbatasnya media pencitraan 🙅

In One more light, Good Good Bye @chesterbe

Chester - LP Meteora Album 20013 (Internet)

Rangkuman Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (ver. Pribadi)

PHIWM (Sumber Internet)

Adalah sebuah pedoman kehidupan yang bersumber pada Al Qur’an dan Hadits Rosululloh SAW yang shahih, baik melalui perkataan, perbuatan dan segala perbuatan Sahabatnya yang dibiarkan oleh Nabi SAW.

Pedoman ini selanjutnya mengikat bagi seluruh warga Muhammadiyah pada khususnya. Dan bagi warga Muhammadiyah yang menjalankan pedoman ini tidak perlu diragukan karena sumbernya jelas dan berdasar.

Didalamnya terkandung aturan-aturan dasar seperti aqidah islamiyah, cara pandang gerakan Muhammadiyah terhadap kehidupan hingga aspek-aspek kehidupan pribadi juga dibahas didalam buku PHIWM ini.


Beberapa aspek yang diatur di dalam buku ini meliputi beberapa aspek yaitu :


    Pribadi

    Keluarga

    Organisasi

    Mengelola AUM

    Bermasyarakat

    Memahami Perkembangan IPTEK

    Bermuamalah


 Bila didefinisikan sebagai berikut penjabarannya :



    Pribadi


Bagaimana pedoman ini menjadikan pribadi umat yang beraqidah islamiyah kuat, tanpa TBC, mampu beramar ma’ruf nahi munkar (semampunya) dan memiliki semangat ibda’ bi nafsi’ dalam membuat perubahan-perubahan yang baik bagi lingkungan sekitar khususnya pada masyarakat luas pada khususnya.



    Keluarga


Kita tahu keluarga sebagai organisasi terkecil dalam kehidupan, oleh karenanya, pedoman ini merangsang keluarga-keluarga muslim muhammadiyah sebagai ladang pengkaderan awal bagi seluruh anggota keluarganya, tentang aqidah islam, amaliah yang sesuai dengan pemikiran-pemikiran Muhammadiyah, tentunya bersumberkan Qur’an, Sunnah yang Shahih dan Matan ataupun Putusan Tarjih Muhammadiyah sebagai ijtihad terakhir Keluarga Muslim.



    Organisasi


PHIWM Membingkai organisasi yang terbentuk itu harus bermuara untuk mencari Ridho Alloh SWT melalui usaha memajukan umat, sehingga organisasi yang ada tidak kehilangan tujuan utamanya sebagai wadah aspirasi umat yang berkemajuan dalam naungan islam yang madani.



    Mengelola AUM


Dalam mengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) juga diatur dalam pedoman ini seperti bagaimana amal usaha itu tidak murni profit oriented, AUM sebagai ladang beramal anggotanya, dan sebagian hasil labanya harus tersalurkan untuk kepentingan umat, dakwah amar ma’ruf nahi munkar.



    Bermasyarakat


Warga Muhammadiyah harus menjadi pelopor masyarakat yang madani. Sehingga adanya pedoman ini mampu mempertahankan jiwa fundamentalisme aqidah melalui pemikiran-pemikiran islam kontemporer dan berkemajuan ditengah arus perkembangan zaman yang semakin edan ini.


Dalam bermasyarakat juga harus ada norma-norma yang mengatur agar terjadi keamanan dan keharmonisan ditengah-tengah masyarakat. Bagi umat muslim, agamalah sebagai jalan hidup (aturan) bermasyarakatnya. Seperti bagaimana cara bergaul dengan sesama muslim dan non muslim yang dimana jangan sampai mengatasnamakan pertemanan menyebabkan batalnya syahadat muslim tersebut seperti, bersedia mengikuti perayaan Hari Besar Umat Non Muslim yang ada.



   Memahami Perkembangan IPTEK


Disini berbicara bagaimana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) harus selaras dengan ilmu Agama, oleh karenanya pedoman ini mencoba menginterkoneksi dan mengintegrasikan kembali rahim ilmu pengetahuan itu sendiri yang berasal dari Al Qur’an dan Sunnah/ Hadist Nabi Muhammad yang Sahih. Sehingga tujuan ilmu pengetahuan itu untuk menyadarkan akan Kemahabesaran Alloh SWT.



    Bermuamalah


Berbisnis bukan berbicara untung dan rugi namun juga adalah jangan sampai seorang muslim itu berbuat curang dalam melakukan bisnis/ jual beli. Karena seyogyanya yang dicari oleh kalangan pembisnis muslim itu adalah keberkahan sebelum nominal, dan bukan sebaliknya.


Sehingga, pedoman ini sangatlah menguntungkan bagi pembisnis itu sendiri bila dijalankan akan mendapatkan keberkahan dalam usahanya mencari sebagian rezeki Alloh melalui dunia bisnis dan juga menguntungkan bagi pembeli bila semua pembisnis itu tidak curang alias jujur, singkatnya muamalah warga Muhammadiyah (yang menjalankan PHIWM ini karena Alloh) Insya Alloh menguntungkan kedua belah pihak.



Wedangan Lur

Kumpul   
Mumpung do selow, wedang uwuh e ndang dipesen lur, 

Malem minggu ngumpul seng seru
Neng warung seng dindinge klawu

 

Surah Al Fajr (Waktu Shubuh)


 

Disaat subuh menyapa, ayat-ayat ALLOH inipun menyayat hati
makna yang terkandung di dalamnya
meruntuhkan jiwa disaat dirasakan sepenuh jiwa raga
wAKTU SHUBUH - INTERNET













Cah Cinta

Bau hujan masih sama seperti dulu
pun dengan aroma tanah basah sore ini
namun apakah suasana romantis ala SMA di Penataran itu masih sama diingatanmu teman?
Dengan cuacanya yang ranum tapi siang karena rindunya tetesan langit kepada aroma bumi?
Semoga engkau masih mengingatnya teman

Sejenak benak ini menikmati ingatan roman tentang kita
Ternyata Aku hanya cah cinta yang sempat memiliki masa lalu, haha

dan Cukuplah Kesedihan dan Kesenangan adalah milik Sang Maha Pencipta
CiptaanNya cukup menikmatinya sebaik mungkin

Sumber - Internet - Non Komersil

 

Kelas Inspirasi Ponorogo - KIPO

A post shared by Iul (@iulchest) on


Alkhamdulillah, dapat Kaos ini, semoga selalu menginspirasi, aamiin

Bantu Berjamaah

Action Mbeh

Yababe Ponorogo

Ayo Sedekah

Haloooo

Semangat

Berjamaah Memberdayakan

Berbagi Sepatu Untuk Anak Negeri

Foto-foto ini adalah anak-anak di Desa Njrakah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, dimana foto ini diambil oleh Relawan Bantu Berjamaah Ponorogo pada saat survey Lokasi Baksos Berjamaah 2017 di Ponorogo

Mari hadirkan senyum untuk anak negeri, jangan biarkan kaki-kaki mungil mereka berjalan hingga berkilo-kilo meter naik turun bukit untuk mewujudkan impian mereka.

Mari berjamaah, kita hadiahkan sepatu untuk anak-anak di 26 Kota di Indonesia dalam rangkaian acara Baksos Berjamaah


Donasi :
Bank Syariah Mandiri
794 111 111 9
An. Yayasan Bantu Berjamaah
Info : 081 903 719 603

#BaksosBerjamaah #TahunKe4 #26Maret2017 #Serentak26Kota
Mohon Bantu Sebarkan : https://www.facebook.com/BantuBerjamaah.org/posts/1115308101913992


Ada Apa lagi dengan PES 2016?


Wohoi, setelah sekian lama ndak ngulas tema ini, rasanya ndak wes jon hahaha, apa itu ndak wes jon, hanya Tuhan, yang nulis dan orang-orang dekat yang tau, haha

Sebenarnya aku lagi g pengen nulis, cuman masalahnya gini, (ini jadi masalah bagiku soalnya) aku habis di bantai saat main PES kali ini. Gila apa, biasanya orang menganggap gue musuh terbesar, sekarang dipecundangi, yah somsek kali ya hahah ... Gimana ya, karna model permainannya beda, ya sempat shock, kog ngene, kog ngene, nyalahin stik tipis-tipis bisa sih, la yang lainnya nyalahin formasi bawaaan kebiasaaan.

Tapi emang seru kalau aku jadi greget gini, hmm,

Yah, PES terbaru ya yang seri ke 2016, mulai dari tampilan bootingnya kita sudah di suguhi grafis yang ciamik, sampe ciri khas muka pemainnya sangat mirip kale, belum lagi ekspresi-ekspresi sampai selebrasinya ManTOP,



Penampakannya - Capture by Me

Boleh Main Game tapi ingat Sholat, Istirahat dan makan guys, Selamat Mencoba

Demo Menurut Perspektif Komunikasi Politik

Demo adalah sebuah hak konstitusional setiap warga negara yang berada di sebuah negara yang bersistem  “demokrasi”. Hakikat Demo adalah menimbukan efek opini publik yang nantinya memberikan kesan atau citra yang dapat digunakan sebagai senjata untuk menggiring kebijakan publik.

Dalam disiplin Ilmu Komunikasi disebutkan ada beberapa ranah cara pesan yang disampaikan komunikator mampu diterima secara efektif oleh penerima pesan, salah satunya dengan silabus Komunikasi Politik.

Komunikasi Politik ini kemudian mewabah menjadi ilmu yang disadari atau tidak disadari hampir setiap manusia menerapkannya. Hal sepele yang hampir dialami setiap anak kecil ketika dia meminta uang jajan kepada orang tuanya, sang anak kecil akan menggunakan segala cara untuk mendapatkan keinginannya tersebut,  dan selanjutnya menggunakan segala caranya itu disebut sebuah terapan atau aktivitas komunikasi politik.


Demo Damai 4 November


Ini hanya curhatan “Gedek” sang penulis, saya sama sekali tidak anti non pribumi, dan juga sama sekali tidak mengakui atau menghargai sampai anti Non Muslim. Ini semua termasuk karakter warga negara Indonesia yang sangat toleran.

Saya tidak juga anti Agama diluar agama yang saya yakini, Saya tidak membenci Kitab Injil dan Taurat bahkan saya mengakui kedua kitab tersebut juga termasuk dua Kitab yang diturunkan dari Dua Agama Samawa (Langit).

Tapi kenapa, setelah toleransi kami yang begitu tinggi, dengan mudahnya seorang manusia berani berkata yang menyinggung, RASIS sekali.

Hari ini, hari bersejarah bagiku, saat idealismeku memuncak ketika kuliah, setiap ada teman mahasiswa yang demo, sama sekali saya ndak pernah tertarik dengan kegiatan demo, karna saya tahu, ndak terlalu berguna bagi saya yang pertama, dan kedua bisa saja demo ini tidak terlalu mempunyai tujuan yang jelas ataupun kurang bermakna. Namun, karena ini Agama Saya yang disindir, apa saya hanya mendukung dengan do’a atau hanya acuh saja? Tidak, saya tidak ingin disebut selamah-lemahnya Iman, Akupun bergabung dan melakukan aksi demonstrasi ini.

Saya sangat acuh dengan kata2, demo bayaran, sehingga saya menganggap apapun demo itu entah bayaran atau tidak bayaran tetap saja namanya demo, hanya saja teknisnya yang berbeda. Bagi yang menjadi peserta aksi demo bayaran mereka hanya dimanfaatkan ataupun sedang mengalami simbiosis mutualisme karena siapa yang mengayomi ya itu yang dibela dan bagi yang militan, mereka hanya menginginkan sebuah perubahan saja.

Hari ini tanggal 4 November 2016, beberapa Umat Muslim di Indonesia sedang menggunakan Hak Konstitusinya dalam menentang Ketidakadilan yang terjadi. Ada beberapa yang ingin saya ungkapkan kenapa saya harus demo

Pertama, Saya tidak ingin ada penistaan Agama lagi, setelah ini, ketika hal ini dibiarkan sekali saja, selanjutnya akan adalagi kejadian yang serupa bahkan lebih parah, pun bagi agama-agama lain

Kedua, Saya tidak rela, karna saya menganggap kitab Al Qur’an kami dirasiskan, sangat SARA dan berani sekali ketika ada seorang manusia yang berani berkata yang kurang lebih adalah,”Al Qur’an harus taat pada aturan konstitusi” ini apaan, Setan/ Iblis saja tidak berani, toh kalaupun setan iblis terlihat jahat, mereka pada hakikatnya hanya membujuk, tapi tetap beriman pada Allah SWT.

Saya anggap ketika orang tua anda, saudara sedarah anda ataupun suami/ istri anda dilecehkan apakah rela?, Saya tidak bermaksud menyetarakan Al Qur’an dengan Makhluk, ini hanya analogi yang memudahkan untuk dipahami, ketika anda benar-benar mencintai mereka, anda pasti melakukan sesuatu untuk membelanya.

Akan tetapi, saya sangat menghargai pilihan setiap manusia, karna mereka memiliki pemikiran sendiri, keadaan yang berbeda-beda, sehingga belum tentu yang ikut demo adalah yang baik, karna yang tidak demo pun juga baik karna dengan do’anya yang tulus bisa merubah segalanya, aamiin. Yang tidak baik adalah ketika diam saja ataupun merasa bukan urusannya, tetapi memang tidak semua tidak perlu dipahami :’)

Dan Ketiga, Saya tidak menghendaki warga negara yang kebal hukum, bukan berarti yang melanggar hukum orang yang dekat dengan penguasa atau pejabat sehingga tidak bisa dijerat.

Karna 3 hal inilah yang mendasari kenapa saya harus turun ke jalan, karena bila dengan tangan kita mampu melakukan, itu terbaik, kalau tidak mampu cukup dengan do’at, lalu saya pikir sepertinya saya siap untuk yang terbaik, menurut Ijtihad pemahaman saya tentang agama (jalan hidup) ini.

Bila saja, sesaat setelah terjadi pelanggaran hukum langsung di atasi melalui jalur hukum, mungkin negara tidak terlalu banyak-banyak buang tenaga, waktu dan anggaran untuk pengamanan demo hari ini, gara-gara lidah yang tak bertulang negara banyak dirugikan.


Black Campaign?

Ini adalah soal sudut pandang, darimana pembaca semua memandang dari situlah paradigma membentuk pemahaman. Bila demo ini disinyalir untuk menjegal ataupun melengserkan sebuah jabatan seseorang manusia, ini hanya masalah waktu, atas taqdir Allah kejadian ini terjadi disaat seperti ini. Wahai Bapak Presiden kami meminta ketegasan anda dalam menegakkan keadilan di bumi pertiwi ini, sudah banyak bukti kenapa tidak segera di berlakukan hukum yang adil dan bermartabat? Wahai Bapak Presiden, Bapak Kapolri selaku orang yang diamanahi mengurusi ketertiban negara ini akan segera mengurus ini ketika anda segera memberikan mandat untuknya membereskan kepelikan yang sedang terjadi.

Bila mungkin demo tadi ada penyusup yang memanfaatkan untuk politik praktis semoga segera diberi hidayah, bila demo tadi ada mata-mata atau provokasi untuk memecah belah NKRI semoga segera disadarkanNya, . . .ini semua diluar kendali kami, kami sudah berusaha sekondusif mungkin dan serapi mungkin tanpa huru-hara aura politik negara maupun desas-desus memecah ukhuwah umat.


Lalu apakah ini termasuk Kampanye Hitam? Bagi sebagian yang lain mungkin iya, bagi saya, hanyalah mencari keadilan saja, karna saya hanya seonggok daging yang masih bodoh tentang agama yang saya yakini dan hanya rakyat yang tidak punya wewenang apa-apa, hanya demo yang bisa saya lakukan, bersama-sama mereka yang masih memiliki rasa cemburu yang kuat bagi kehormatan agamanya.

Sang Penulis Bersama Forum Komunitas Umat Islam Bersatu Ponorogo



 Semoga NKRI tetap harga MATI, ya semoga bukan Fasisme yang terjadi

Nilai Prestisius Sebuah Kursi


Kursi Sekolah - Sumber Internet
Oleh : Umi Istiqfaryani

“Woi ini kursiku!”

“Eh itu kursinya si anu loh!”

“Eh, tolong aku cariin kursi dong buat ujian nanti!”

Mungkin kalimat-kalimat diatas sudah sering kita dengar, tidak hanya dalam kegiatan perkuliahan sehari-hari tapi kalimat diatas lebih sering terdengar saat ujian tengah semester ataupun ujian akhir semester berlangsung. Kata orang “tempat itu menentukan prestasi”,  ralat lebih spesifiknya adalah “tempat yang strategis dan aman dari pandangan dosen itu menentukan prestasi”. Akhir-akhir ini terutama saat minggu ujian berlangsung, para mahasiwa datang lebih awal dari jam yang dianjurkan. Kalau biasanya harus datang 15 menit sebelum jam ujian tapi para mahasiswa ini bisa datang setengah jam lebih awal atau bahkan satu jam lebih awal dari jam ujian. Luar biasa !! Rata-rata saat mereka ditanya kenapa demikian mereka akan menjawab, “Cari kursi.” Wow, sepertinya kursi memang harga yang mahal untuk dimiliki. Terbukti bahwa tidak hanya anggota DPR yang mencari kursi, kita para mahasiswa pun juga melakukan hal yang sama meskipun ‘kursi’ disini punya konteks maksud yang lain.

Kenapa ya para mahasiswa ini gak suka duduk di depan ? Bukankah duduk dimana saja itu sama saja ? Bukankah hasil yang diraih nanti juga sama saja ?

Mereka berpikir bahwa dengan mendapatkan tempat duduk yang strategis dan aman setidaknya jika mereka mengalami kesulitan mereka akan terbantu dengan adanya teman yang ada disampingnya atau dibelakangnya. Ibaratnya mereka tak perlu terlihat terlalu menoleh untuk mendapatkan jawaban. Itulah mengapa mereka datang terlalu awal, pokoknya siapa cepat dia dapat.

Yang seharusnya mereka pikirkan adalah tidak semua orang yang mendapatkan kursi paling strategis dapat mengerjakan soal ujian dengan lancar, aman, terkendali. Seharusnya mereka juga harus mempertimbangkan banyak faktor, banyak dari mereka yang sudah semalaman suntuk belajar, sudah mempersiapkan diri untuk berjuang menerjang soal-soal pesakitan tapi sesaat mereka telah memasuki kelas kepercayaan diri mereka langsung turun entah merosot kemana perginya. Ini yang memang menjadi permasalahan para pelajar di Indonesia, mereka tak punya cukup rasa percaya pada kemampuan dirinya sendiri. Padahal jika mereka bisa, bangsa lain mah kalah. Selain itu, faktor keberuntungan juga dapat mendominasi. Sepintar apapun seseorang tapi kalau nasibnya kurang beruntung hasilnya yaaa buntung.

Salut banget deh buat teman-teman mahasiswa lainnya yang mau datang lebih awal bahkan terlalu awal dari jadwal jam ujian. Saya yakin, mereka datang lebih awal tidak hanya duduk-duduk menganggur. Jika mereka mengetahui kursi-kursi yang berantakan setelah digunakan sebelumnya, mereka akan dengan sigap mengatur kursi sedemikian rupa agar menjadi rapi sehingga saat teman-teman yang lain datang mereka tak perlu mengatur kursi lagi. Jika waktu ujian masih lama mereka juga akan membuka buku dan mengulang pelajaran yang telah mereka pelajari, siapa tahu masih ada materi yang kurang dipahami atau yang terlewatkan. Faktor tempat duduk sebenarnya bukan jaminan tapi mereka merasa terbantu jika mengalami kesulitan. Sebenarnya dari semua yang terjadi hal yang paling diperhatikan adalah “adanya krisis kepercayaan diri.” Mereka sebenarnya mampu, tapi kurang percaya diri sehingga mereka menggantungkan diri pada teman-temannya. Rasa yang akhirnya menjadi saling ketergantungan ini menyebabkan siklus menjadi tak terhenti. Kalau dipikir-pikir ribet juga ya, kita calon pendidik tapi dalam masa pendidikan kita masih saja begini : cari kursi-cari aman-nyontek-selesai-hasilnya lumayan. Bayangkan saat kita besok sudah mulai mengajar lalu melihat anak didik kita juga melakukan apa yang kita lakukan dulu, apa yang akan kita lakukan ?? Pasti senyam-senyum :)




Birunya Cinta Kita

Tanggal 24 September 2016 ternyata telah menjadi takdir kami
hmm, ya itu hari sakral kami, kesaksianku di saksikan dihadapanNya dan kedua orang tua kami


Ijab Qobul dan Keempat Orang Tua 

Ibu, mungkin dia menangis melihat "kesanggupanku" menikahi seseorang yang akan menggantikannya mengurusku

Bapak, menerobos protokoler agar hanya bisa melihat prosesi sakral kala itu, dan tidak lupa merangkul dan mencium pipi kiri setelahnya, sesuatu yang tidak pernah saya dapatkan sebelumnya

Ibu Mertua, saya tidak menyaksikan pastinya, hanya mendengar cerita dia hanya mencoba menenangkan ibu saya saat itu

Bapak Mertua, aku cukup mengenal beliau, dia adalah orang yang tenang, namun beda pada saat itu, saat dia sendiri yang menjadi wali pernikahan putrinya (tanpa orang yang dipasrahi) tangannya nggregeli yang cukup heran batinku , . . .

Bismillah

Alkhamdulillah


Ya Allah Ampuni dosa kami, dosa keempat orang tua kami
Mudahkanlah kehidupan rumah tangga kami, aamiin aamiin

Menguak Fakta Sains Modern : Bumi Memang Datar

Bumi (di Siman) memang datar
Aku teringat dengan perkataan teman saya, dia adalah mahasiswi jurusan hubungan internasional di salah satu universitas swasta di Yogyakarta, dia juga salah seorang jurnalis, yang menyukai hal terselubung, menguak fakta-fakta disekitar yang memang perlu untuk diketahui. Sebut saya namanya Rina.

Pada saat itu kami mengobrol di kantin kantor dan membahas masalah yang tidak begitu menarik bagi beberapa kalangan, namun bagi profesi kami sangatlah menarik, yakni hal terselubung. Hal terselubung itu berujung pada kisah kaum penguasa elit dunia, Illuminati, tanpa basa-basi aku bertanya kepadanya, “kenapa ndak melakukan mbuat penelitian terkait illuminati?” Yang memang background pendidikannya dididik mengenal isu-isu global, yang aku pikir mungkin klau dia mampu membuat penelitian itu bisa bermanfaat bagi umat manusia (yah pikiran kaum-kaum penyuka teori konspirasi ya begini, cenderung meninggikan manfaat spionasenya, haha, tapi gak semua begini, akunya saja kaleee).

Dia bilang, “Teori Konspirasi itu tidak boleh dipakai untuk penulisan ilmiah (skripsi), kan teori konspirasi sampai kapan pun tidak pernah bisa dibuktikan”

Well, tulisan diatas hanya sekapur sirih, ya semacam prolog dari tema besar bulan-bulan terakhir yang bertendensi mengacaukan keyakinan dan pemikiran beberapa orang disekitarku, The Earth Is Flat.

Pada dasarnya. Semua teori itu bisa dibuktikan, meskipun butuh pemikiran dan percobaan yang bertahun-tahun, pun teori bahwa bumi itu datar. Seribu satu cara untuk membuktikannya memang tidak begitu berguna bagiku, namun hitam putih misterinya ini yang mengusik kebenaran fakta sains modern.

Di Dalam Al Qur’an, Allah menyampaikan pesan bumi telah dihamparkannya, Nah hampar itu bukan berarti datar, namun juga bukan berarti bulat. Lalu?

Allah pun menantang makhluknya bagi siapa saja yang ingin pergi ke luar angkasa, seperti yang diabadikan dalam Qur’an. Yang kurang lebih tafsiran Depagnya kalau saya interpretasikan dan tidak salah (mohon koreksinya) adalah, “Wahai sekalian manusia dan Jin apabila kalian ingin mendaki langit (luar angkasa), dakilah, kecuali dengan “Sulthon”. Sulthon bisa diartikan kekuatan, kekuatan disini saya tafsirkan sebagai sains.

Pelbagai hal telah dibuktikan sains, termasuk menemukan roket, baju astronot, gaya gravitasi dan lain-lainnya yang kesemuanya ada kaitannya dengan kosa kata untuk mendaki langit.

Pertanyaan besarnya, siapa yang sudah memiliki kekuatan tersebut, buktikan dan berikan fakta yang komprehensif tanpa ada motif tertentu sesuai dengan aslinya bahwa bumi itu bulat atau datar, sedatar perasaanku pada mantan jaman SD-ku :D

"Kamu tahu dimensi paralel? dimana kita yang berada di suatu tempat dengan kondisi yang sama, namun kita melakukan hal yang berbeda satu dengan yang lain" You Are The Apple of My Eye

Udah gini saja, waktu sudah malam, ikan sudah bobo




Rilis RSUM PO

Ponorogo, 19 Syawwal 1437 H atau yang bertepatan pada tanggal 24 Juli 2016 M, RSU Muhammadiyah Ponorogo resmi melantik jajaran direksi periode 2016 - 2020, dengan dilantiknya kembali dr. Iwan Hartono, M. Kes selaku direktur dan dr. Iis Kartika selaku wakil direktur.

Tanda Tangan Berita Acara Pelantikan
Pelantikan Direksi : dr. Iwan Hartono M. Kes (Jas Hitam) dr. Iis Kartika (samping kanang) dan Drs. H. Maftuh Bahrul Ilmi (Jas Coklat)

Prosesi pelantikan tersebut dilakasanakan di RSU Muhammadiyah Jalan Diponegoro No. 50 Ponorogo oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo, Drs. H. Maftuh Bahrul Ilmi. Acara pelantikan ini bersamaan dengan dihelatnya halal bi halal keluarga karyawan, bersama stakeholder dan perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo . Dalam Acara halal bi halal kali ini juga dihadiri perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Prof. DR. Thohir Luth, MA, MPKU PWM Jatim, dr. Rini Krisnawati, MARS dan dari ortom seperti Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Ponorogo, beserta rekanan-rekanan rumah  sakit.

Pencitraan

Pada dasarnya untuk membangun sebuah image / pencitraan yang bagus bukan melalui pembangunan luarannya saja. Pembangunan luaran atau fisik bisa dijalankan sambil berjalan, tetapi membangun karakter sebuah pribadi ataupun institusi memerlukan proses sejak awal dan sepanjang waktu. Karena itulah, mementingkan karakter diri lebih penting daripada hanya mendahulukan luarannya saja dalam membentuk image.

Fenomena "proyek" yang ujung-ujungnya duit telah membuat kebijakan-kebijakan yang menghalalkan segala cara agar proyek yang ada berhasil dilaksanakan. Dengan terlaksana kebijakan tersebut, makan permainan mafia-mafia didalamnyapun juga bak pencuri mendapatkan rumah dalam keadaan kosong tanpa majikan.

Tulisan ini berawal dari salah satu keprihatinan saya, ketika melihat salah satu institusi pemerintah yang bergerak dalam bidang kesejahteraan di kota ini, membuat kebijakan yang terkesan memboroskan anggaran negara dengan memindahkan institusi peerintah tersebut dari bangunan lama dengan bangunan baru. Bukan memperbaikan bangunan lama, tetapi lebih memilih membeli tanan baru, dengan membangun gedung yang megah, tetapi tidak mengutamakan fasilitas karakter pelayanan yang baik, seperti yang dicerminkan tmpilan luarnya.

Akhirnya, selang beberapa tahun setelah gedung ini berdiri, betul jualah ungkapan bahwa "jangan menilai sesuatu dari covernya (tampilannya)". Gedung yang dibanggakan oleh sebagian atau mungkin segenap jajaran dinas yang membidangi terbangunnya gedung tersebut atau beberapa oknum yang bermain di dalamnya tersebut digoncangkan dengan kabar tentang pelayanan yang kurang baik terhadap pelanggan yang datang hingga sruktur bangunan yang baru beres berdiri 2 atau 3 tahun ini sudah mengalami keretakan bangunan.

Lalu, munculah intepretasi saya, dalam kasus ini, apakah sebegitu penting tampilan luar dibanding kualitas dari dalam hingga akhirnya mengorbankan mutu pelayanan hingga pemborosan anggaran negara yang dimainkan oleh mafia bintang 3 ini. Apakah tidak lebih baik anggaran itu untuk membeli alat-alat yang paling bagus (yangr berkaitan dengan institusi ini), untuk dana rekrutmen karyawan dengan input yang baik yang dengannya diharapkan mendapatkan output yang baik.



Tidak Tahu


Saya memang tidak mengetahui pasti duduk permasalahan akan kasus ini, tapi setidaknya,, ada naruasumber yang kuat dan berpengaruh dikota ini yang 95 persen mengetahui sekali permasalahan terjadi (dan sebelumnya saya akan memburamkan nama institusi, nama narasumber, dan kota pada tulisan ini).

Orang ini berujar yang tidak lebih tidak kurang, "semua proyek yang sudah dibangun ini merupakan permainan mafia, data-data saya ada semua,  untuk mengusut semua orang-orang dibalik layar ini. (data wawancara yang terjadi tidak saya ceritkan sepenuhnya, biarlah informasi yang ada untuk bahan renungan pribadi, selain memang kasus ini belum bisa (bukan tidak) diusut, juga karena kasus ini telah menggurita di sektor-sektor terkait, sangat sulit bagi saya dan orang-orang yang tidak memiiki keberanian secara langsung, dan hanya mampu menulis dengan tulisan yang juga tidak begitu tajam ini). Dalam benak saya, saya mmenggumam, semoga bapak diberi kemampuan lahir batin untuk segera menyelesaikan kasus ini.

Renungan saya tidak berhenti hanya sekedar menulis, setelah saya ditakdirkan untuk bekerja di institusi yang sama, yakni kompetitornya di bidang kesejahteraannya, saya terus berjuang untuk membangun SDM yang kuat sebelum mengadakan pembentukan-pembentukan fisik yang bagus. Saat saya masih diberi kesempatan untuk menduduki posisi dibagain kepegawaian, sehingga saya tetap memperjuangkan kebijakan yang baik untuk karyawan, karna ini adalah amanah yang nantinya akan mendatangkan image yang baik dari dalam yang semoga akan berdampak pada luaran yang bagus, minimal dari persepsi mayarakat dan kepuasan yang diperoleh.

Untuk masalah bangunan pasti akan diperoleh, karena image yang baik akan menghasilkan brand awarness di kalangan khalayak dan membuat fungsi marketing secara sendirinya., sehingga pemasukan secara materi pun secara tidak "disadari" akan memberikan sumbangsih terbentuknya gedung yang megah selain juga memiliki SDM yang baik.

Ini menunjukkan bahwa, perbaikan dari dalam lebih dulu dimaksimalkan daripada pembentukan luaran, layaknya manusia, perbaiki akhlaknya dulu baru kecantikan luarnya, jangan terbalik, mementingkan kecantikan luarnya saja, namun moralnya morat-marit, seperti yang terjadi pada pemuda pemudi masa kini, korban mode yang selalu berusaha mengikuti trend, tetapi melupakan keapikan moral dan soft skill dalam kehidupan yang berguna bagi kesuksesannya di masa depan.


Intermezzo


Apapun itu, bila terlalu membanggakan kemegahan luaran akan melupakan kualitas dari dalam sehingga membuat semua kacau balau, seperti keadaan gedung yang saya ulas diatas, gedungnya megah tapi kualitas pelayanannya kurang excellent, belum lagi kondisi gedung yang sudah sedikit rusak mungkin karena niat awal bukan menjadikan semua ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik tetapi untuk permainan, permainan ber ton-ton semen, berkubik-kubik bata, hingga ber rit rit pasir. Ataupun pemuda - pemudi masa kini yang sering membanggakan kecantikan luarannya saja biasanya akan lupa kecantikan dalam dirinya akan kurang baik kehidupannya, terjadi kasus pelecehan, terjadi kasus pencurian karena memakai perhiasan yang tidak wajar banyaknya, melakukan oplas seperti yang dilakukan orang-orang korea yang tidak sedikit yang gagal dan malah merusak pemberian Indah Tuhan dan kasus-kasus yang lain yang membahayakan bagi pribadinya.

akhir kata, saya mengajak semua pembaca untuk merubah mindset, bahwa bukanlah kecantikan luaran yang akan benar-benar bermanffat, akan tetapi melalui kecantikan dari dallamlah kemanfaatan itu berawal, Mari berbenah
Good Inside, fresh Outside