Ariel, NOAH dan Segala Metamorfosisnya



Bagai mutiara tanpa awak yang muncul ke permukaan laut, setelah ribuan nelayan kerang menunggu kemunculannya.

Sebaris kalimat itulah yang mungkin pas untuk menggambarkan sosok fenomenal Ariel (eks vokalis peterpan) dan para fansnya. Ariel yang kini menjadi pentolan grup band NOAH yang dahulu bernama PETERPAN hadir kembali di tengah-tengah penggemarnya dengan warna baru, konsep baru dan tentunya dengan semangat yang luar biasa.

Nazriel Irham, atau yang lebih dikenal dengan sebutan ariel ini merupakan sosok pribadi yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di dunia hiburan dalam ataupun luar negeri. Bersama Peterpan, grup band asal Bandung ini telah berhasil melambungkan namanya sekaligus menjelmakan dirinya sebagai vokalis yang tak bisa dipandang sebelah mata. Di nobatkan sebagai penyanyi terbaik menurut majalah rolling stone pada tahun 2010 menjadi penghargaan tersendiri bagi karir pribadinya. Tidak hanya itu, vokalis asal Sumatera Utara ini juga pernah masuk ke dalam jajaran vokalis termahal di Indonesia. Melihat banyak hal yang telah dicapainya, sederet penghargaan itu hanyalah sebagian kecil dari prestasi yang telah diukir Ariel bersama peterpan.
Ariel - NOAH - Internet

Sosok ariel yang dipandang sebagian orang berkharisma itu pun seolah-olah menjadi medan magnet tersendiri. Terlepas dari tuduhan kasus yang beberapa waktu yang lalu menerjang, entah benar atau tidak telah menyita perhatian media untuk beberapa saat. Menurut paham hemat teman saya, “Ariel itu bagaikan mutiara yang jatuh di lubang yang penuh kotoran, kalau itu bahan bakunya mutiara tetap saja mutiara", begitulah kiranya. Tidak dipungkiri Ariel masih saja seperti yang dahulu, tetap saja mempunyai tempat istimewa dihati fans-fansnya karna daya eksotisnya yang hingga saat ini belum sirna. Kini dia bagaikan mutiara yang mampu bersinar kembali setelah terbebas dari masa tahanannya. Bersama NOAH dia bangkitkan kepercayaan dirinya lagi untuk kembali terjun di panggung hiburan.

Noah Band

Noah, grup band yang digawangi oleh mantan punggawa peterpan ini telah mengalami banyak perubahan setelah keluarnya dua personel utamanya, yakni Indra di posisi bassist dan Andika di posisi keyboardis. Warna barupun menghiasi karya-karya Ariel, Uki, Luqman, Reza dan David. Seperti yang kita ketahui bersama Ariel Cs saat berteduh diatas nama kebesarannya “peterpan” jarang sekali mengungkapkan hal berbau cinta, kalaulah berbicara tentang cinta bahasa yang dipakai selalu menggunakan bahasa kias. Namun noah mempunyai konsep lain, hampir semua lagu yang tercipta selalu lebih menampakkan nada dan lirik dengan kata “cinta”, hanya satu lagu di album perdananya ini yang lirik-liriknya tidak frontal dengan kata-kata cinta yaitu “Raja Negeriku”.

Band yang mulai muncul ini sudah mampu membuat gebrakan yang luar biasa pada pencapaian pertamanya. Menyabet penghargaan dalam waktu yang lumayan singkat bukanlah hal yang mudah bagi sebuah band yang tengah merintis untuk bangkit kembali. Dengan melakukan serangkaian tour ke lima negara dan dua benua (Asia dan Australia) dalam tempo waktu satu hari, mereka berhasil memperoleh piagam MURI yang tentunya menjadi kebanggaan bagi NOAH sendiri yang sudah mampu menggelarnya begitu juga para fan-fansnya dimanapun mereka berada. Hal ini benar-benar mengukuhkan semangat NOAH bahwa keberadaannya masih berkobar-kobar dan menyala-nyala di belantikan musik Indonesia. Maju NOAH !

Bagi musisi-musisi Indonesia, teruslah berkarya, terus melakukan inovasi jika dirasa perlu karna persaingan hanya diwakilkan oleh karya-karya terbaik dari pemilik seni yang tinggi.




Bonus Cover Separuh Aku (intro-Piano)
Reactions:

0 comments: