WAKTU INI LO YANG BIKIN KITA SUKSES



Bekunya suhu dinding kamar, hening, kosong, mati, tak ada suara hanya ada bunyi, meski sesekali suara ayam jantan yang mulai berkokok terdengar memecah suasana pagi yang amat sangat masih ranum ini. Mengambil air wudlu, dan mulai melakukan gerakan seperti biasanya dan ia pun mulai bercerita, meminta seusainya shalat. Jika sedang merasuknya, terlihatlah dari samping sebuah pemandangan syahdu, air mata yang membasahi kedua pipinya itu melukis kembali malam-malamnya di bulan desember akhir tahun ini. 

Waktu sepertiga malam, disaat semua orang terlelap dalam hangatnya selimut, disaat semua terpejam karena lelah, beberapa orang di dunia ini, hanya beberapa yang sadar dan mau memanfaatkannya demi kesuksessanya. Disaat belahan dunia kita sedang memasuki transisinya, dari malam menuju pagi, dari petang menjadi terang, ada sebuah waktu yang saat-saat di dalamnya membuat kita sukses dunia dan akhirat. Waktu ini menjadi waktu yang sangat tepat dan cocok untuk menyusun kesuksesan kita. Berdoa dan belajar di waktu ini lebih mudah karena ketenangannya. Dialah yang kita sebut sepertiga malam.
Orang yang beruntung adalah orang yang tahu peluang, tahu peluang akan nilai waktu itu sendiri. Disaat semua mem-pause semua kegiatannya ada beberapa yang sudah memulai atau bahkan belum selesai karena kerja kerasnya. Bagi muslim percaya akan kehebatan waktu ini. Waktu di sepertiga malam adalah waktu dimana doa-doa yang dipanjatkan akan segera di jawab oleh-Nya. Bukan tidak mungkin apa yang kita inginkan, kesuksesan, keberhasilan, kedamaian akan menjadi kenyataan karena izin dari-Nya sudah digapai.
Hakikat kesuksesan sebenarnya adalah bermuaranya kita kepada penghambaan terhadap Sang Pencipta. Terlepas itu semua, sebenarnya ukuran sukses itu tergantung setiap pribadi memaknainya. Sukses bagiku adalah ketika kita bisa beribadah dengan benar kepada Tuhan. Benar bukan baik, karena baik belum tentu benar. Ada hal-hal yang buruk namun karena dilakukan dengan cara yang baik bisa berhasil, apa itu benar?

Lanjut ke topik,

Tujuan kita sukses apa sih? Menurutku menjadi pelayan Tuhan sebaik mungkin, menghamba kepada Tuhan sebaik mungkin. Seseorang yang sudah berhasil akan kaya materi, begitulah simpel contohnya. Nah, dengan kekayaan materi itulah dia bisa mendekatkan dirinya kepada Tuhan dengan baik. Dengan semakin dekat dan lebih baik dari sebelumnya, tentunya bukan berarti bagi yang belum sukses tidak mendekat, justru semakin mendekat. Yang sedang penat memikirkan dunia, yang sedang galau ingin bercerita dengan siapa ketika kesendirian menerpa, yang tujuan hidupnya belum pasti karena benturannya pertahanan diri dengan masalah yang sedang dihadapi, waktu tersebut menuntunmu untuk keliuar dari semuanya. Saat keyakinan hilang dalam kepahitan, tetaplah tabah dan cobalah mendekat kepada-Nya. Semoga dengannya kita lebih sukses, dan itu pasti, YAKIN.

Yang menulis belum tentu bisa menjalankan, namun hal yang baik bukankah tidak boleh di bicarakan? Sembari berbagi ilmu melalui tulisan juga berusaha mengimani apa yang ditulis. Yang menulis, yang membaca semua beruntung, tapi yang lebih beruntung adalah mereka yang membaca namun menjalankannya. Manfaatkan waktu-waktu mu untuk mendekatkan diri pada-Nya, memintalah pada yang maha Kaya, pemberi kesuksesan, pemberi keberhasilan, Demi Waktu Sesungguhnya Manusia Dalam Kerugian. Berdoa dan berusaha adalah satu paket keberhasilan. 

Sudah banyak orang sukses karena mempunyai kebiasaan mendekatkan dirinya kepada Tuhan. Sekarang tinggal kita mau men-copas kebiasaan mereka atau tidak?

Oh ya jangan lupa, perbaiki wudhlunya, karna itu pintu khusu'nya sholat
Reactions:

0 comments: