Tuhan Sudah Titipkan Semua Padamu


Secara lahiriah manusia, selayaknya harus tunduk dan patuh kepada Tuhannya, bagaimana tidak semua komponen kesuksessan ternyata telah tersematkan di dalam kesempurnaan peciptaan-Nya. Mata, untuk melihat peluang, kaki untuk bergerak menjadi lebih baik, tangan untuk membuat sesuatu karya dan lebih dari itu, masih banyak fungsi-fungsi yang bisa dihasilkannya. Lalu, apalagi yang manusia dustakan? Tidak memnafaatkannya berarti mendustakannya.

Contohnya:
Everything will be Okay

Modal COCOT. Karena pandai berbicara, seseorang pandai bernegosiasi dan sukseslah dia sebagai seorang negosiator. Itulah mengapa ada istilah tersebut.
 Apa sih susahnya berbicara ? semua karena kemurahan Tuhan, Kasih dan Sayang Tuhan dalam membekali manusia untuk menuju kesuksessannya. Namun entah mengapa, masih saja ada yang tidak tunduk kepadaNya, padahal secara lahiriah sudah jelas akan tujuan penciptaanya. Itupun yang tampak di luar, belum yang berada di dalam seperti akal untuk berfikir, hati untuk merasa dan penyeimbang akal dan tentunya lagi adalah spirit dalam jiwa yang selalu membakar api kemauan agar manusia terus maju menjadi lebih baik di setiap saat di dalam kehidupan ini . .


Reactions:

2 comments: