Tarawih Hanya Ceremonial Belaka

Dihari pertama bak berjualan di pasar, ramai, penuh sesak bahkan tidak dapat tempat,namun dihari berkutnya semakin berkuranglah keramaian tersebut dan akhirnya bisa disebut dengan menggunakan kosa kata “sepi”. Tarawih adalah ibadah sunnah yang ada dibulan penuh berkah, tidak ada amalan tarawih di bulan-bulan yang lain kecuali Ramadhan. Seharusnya kita benar-benar memanfaatkannya namun apakah hanya bermanffat untuk ceremonial belaka?
Kita sering melihat fenomena yang lebih miris, ketika masyarakat yang hidup dibantaran sungai, tempat kumuh, sulit air bersih yang bernotabenia “muslim” sangat sulit untuk dapat menjalankan perintah ini, mengapa? Mereka kurang memiliki fasilitas seperti kita yang serba ada, masjid dekat dengan rumah, kos, ataupun tempat usaha namun kita sendiri enggan untuk menghiasi masjid yang semakin hari semakin banyak ini.

Kini seremonial itu selalu terjadi diawal bulan ramadhan dan akhir bulan ramadhan bila perlu. Masjid dewasa ini kian mewah namun sepi.

Penulis bukan orang yang sempurna dalam menjalankan perintah agama, namun penulis merasa iba dengan fenomena yang lebih dan mungkin sangat miris bagi yang peka, ini bukan bencana, namun lebih dari fenomena yang memerlukan kita semua untuk saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran, fastabiqul khoirat. 

Tarawih - Internet

Reactions:

0 comments: