Generasi Emas U 19

Evan Dimas ...Evan Dimaaas...jeger, jebreet..ah apalah cuman prolog saja:)

Tendangan kaki kirinya yang akurat, tidak pelan juga tidak keras, diimbangi akselerasi gerakan yang menawan, Kini bocah persebaya tersebut sudah menduduki jajaran idola anyar publik sepakbola Indonesia.

E.D (Evan Dimas) mempunyai keistimewaan sebagai pesepakbola. Layaknya poacher di areak kotak penalti, dia pandai mencari tempat dan peluang, sering memecah kebuntuan, naluri gol yang dimilikinya cukup tinggi mengingat posisinya sebagai gelandang. Hmm, aku bergumam,"betapa hebatnya skuad U 19 bila terus seperti ini dan terus lebih baik lagi", kita tunggu saja, Hala Indonesia! :D
Sujud Syukur U19 (internet)

Harapan publik bagi dunia persepakbolaan tanah air adalah perlunya pembinaan yang lebih baik bagi generasi emas ini. Hal ini  karena, dari segi bahan baku sudah nampak bagus..ini masa depan Indonesia, ini kesempatan Indonesia, ini gerasi emas Indonesia...E.D dan kawan-kawan telah membuktikannya, Indonesia bisa, Indonesia mampu menjadi yang terdepan. Melihat bahan baku-bahan baku yang sudah sebagus ini, sayang bila stagnant disini saja, pembinaan dan pembinaan perlu di lakukan secara intensif, yaelaaah harus dong. .

Tik tik tik...hujaaaa,(hening)"Namun akankah ini hanya sebatas euforia sesaat, disaat peliknya birokrasi negara yang tak kunjung-kunjungnya selesai?

Sebagai hiburan rakyat Indonesia yang bersifat nasional? TAPI "SEENGGAKNYA" memang hanya dari segi ini yang SAAT INI mampu mempersatukan rakyat yang sudah mulai terpecah-pecah karena politik, ideologi dan kepentingan.

Reactions:

0 comments: