Ponorogo Goes to Metropolitan?

Judulnya kog gitu ya? hehe
Ponorogo, sebuah kota kecil yang sudah mulai berani menunjukkan budaya gak benernya.
Sensasional sih, tapi kog hmm, ......

Sebenarnya tulisan ini tidak menghakimi, tapi lebih memberi masukan saja


Penampakannya Gan - Facebook

Lokasi : PCC (Ponorogo City Center)
Acara : Senam Sehat



Konsep acara sih bagus, sebagai wujud CSR atau promosi perusahaan agar tetap eksis cukup diacungi jempol, PCC merupakan pusat perbelanjaan pertama di Ponorogo yang memiliki banyak agenda dan selalu fress, saya salut itu, Ponorogo dengan notabenia kota berkembang tapi sudah bermunculan inovasi-inovasi kreatif dari segi pelaku pasarnya. HEBAT !

Namun kehebatan itu perlu dilandasi rasa humanis dan tanggung jawab moral, dengan materi PR (Public Relations) nya yang Wow, tapi cara penerapan dilapangan sungguh tidak wajar, okelah saya sebagai warga Ponorogo tidak begitu keberatan apabila acara senam ini dipantai, wajar, busana minim bila dipantai, lantas berbusana minim dengan dalih olahraga kog di pusat perbelanjaan? Pengunjungnyapun heterogen, tidak semuanya menyetujui kebijakan konsep acara ini.

Saat itu saya sekeluarga berkunjung ke PCC, dan alangkah kagetnya, ada beberapa ibu-ibu yang memakai pakaian serba minim sedang aerobic di lantai 1 pula, hmm, sungguh ironis bukan, mana kala acara itu dilakukan di sebuah stand/ ruangan khusus yang tidak terbuka itu tidak terlalu riskan.


Orang-Orang Pilihan

Selang beberapa jam, sudah banyak media yang meliput keberanian acara ini, meski sebenarnya saya sendiri ingin mengunggahnya lebih dulu guna kontrol sosial yang lebih cepat, meski cuman melalui media blog, alkhamdulillah, beberapa masyarakat lebih tanggap daripada saya untuk menyalurkan aspirasi kontrol sosialnya lewat media-media yang ada, ini menunjukkan masih banyak orang baik disekitar kita, ini patut kita syukuri, ditengah hingar bingar dunia media yang penuh intrik, masih saja ada orang-orang pilihan di kota kecil ini.


Strategi

Dengan banyak media yang mengekspos berita PCC, semakin banyak pula brand awarness tentang PCC di dunia maya maupun nyata, jangan2, ini hanya sebuah strategi untuk mendulang popularitas PCC, ya namun itu sah-sah saja dalam dunia binis. Masukan dari saya hanyalah, seyogyanya semua strategi ataupun konsep apa pun itu tetap berdiri tegak di atas landasan humasnisme yang dimana dalam prakteknya juga mempertimbangkan dampak langsung maupun berkepanjangan bagi masyarakat, terutama masalah moralitas masyarakatnya.

Semoga kedepannya bisa menjadi pelajaran bagi PR PCC dan beberapa EO EO yang sejenis untuk lebih mengedepankan moral dan adab di dalam mengonsep sebuah acara


Reactions:

0 comments: