Menentukan Niche Market Bagi Produk Anda

Target - Internet
Dear internet marketer…

Seperti Anda ketahui, ada banyak sekali cara untuk mencari uang di internet.

Anda dapat menghasilkan uang di internet dari memajang iklan di blog Anda, dengan mendapat komisi affiliasi dari memasarkan produk orang lain, bisa juga dengan membeli produk orang lain dan memberinya label sesuai nama Anda (master resale right), maupun dengan membuat produk Anda sendiri, atau lainnya.

Menghasilkan uang di internet bisa Anda lakukan dengan metode yang manapun yang Anda suka. Tapi terlepas dari apapun metode yang Anda pilih, untuk bisa berhasil dengan baik, ada suatu langkah yang perlu Anda lakukan, yaitu : memilih ceruk pasar (niche market).


Dan, Anda harus melakukan ini sebelum Anda menginvestasikan uang dan waktu Anda. Jika tidak, bisa jadi Anda hanya membuang uang dan waktu mempromosikan produk yang tidak ada orang yang mau membelinya.

Niche market sendiri secara garis besar bisa dibilang adalah “pangsa pasar” yang bisa Anda pilih. Apakah itu berdasar umur, kebangsaan, bahasa, jenis kelamin, usia, level income, atau yang lainnya. Terserah Anda, sesuai produk yang ingin Anda jual.

Niche market biasanya bersifat sangat spesifik, dan tidak terlalu lebar.

Contoh market yang bukan merupakan niche market niche adalah: toko mobil.

Yang pertama ini bukanlah niche market. Kenapa? Sebab mobil sangat banyak sekali jenisnya, dan juga banyak sekali mereknya. Dan hampir setiap toko mobil menyediakannya.

Contoh yang merupakan produk niche market adalah: toko mobil sedan antik.

Kalau yang kedua, baru dikatakan niche market. Mengapa dikatakan niche market? Jawabannya karena adalah produk yang ditawarkan sangat spesifik, tidak terlalu umum.

Lalu kenapa Anda harus mentarget niche market? Jawabannya, sebab dengan mentarget niche market berarti Anda menghemat biaya promosi dan tidak bersaing dengan kompetitor lain yang memiliki dana lebih besar untuk mempromosikan produk yang bersifat umum.

Jika Anda memposisikan diri sebagai toko mobil biasa, maka saingan Anda akan banyak sekali. Dan orang pun akan sulit mengingat toko Anda (karena banyaknya toko serupa). Tetapi jika Anda memposisikan toko Anda sebagai toko mobil sedan antik, orang akan mudah mengingat toko Anda, dan bisa dipastikan jarang sekali saingannya.

Nah, untuk memastikan Anda berada di jalur yang tepat, berikut saya berikan beberapa aturan dasar tentang memilih niche, silakan diikuti :
Pastikan Anda mentarget sebuah pasar yang spesifik, tidak terlalu umum.

Seperti contoh sebelumnya, jangan buat sebuah web tentang berjualan mobil, tetapi buat web yang khusus untuk menjual mobil sedang antik. Buat situs Anda unik, dan dikenal karena keunikannya tersebut.

Jika Anda membuat sebuah web “toko mobil online”, maka saingan Anda ada ribuan website lain. Tapi kalau situs Anda lain, misalnya hanya menjual produk mobil sedan antik, maka saingan Anda akan jarang sekali. Dan orang-orang pun akan ingat situs Anda pada saat mencari barang tersebut
Pastikan bahwa market yang Anda incar memiliki masalah, dan Anda memiliki solusinya.

Jangan mencoba menjual sesuatu yang tidak dibutuhkan orang. Jangan menjual apa yang Anda rasa dibutuhkan orang, tapi juallah apa-apa yang memang benar-benar dibutuhkan orang.

Misalnya: jika Anda melihat sekelompok petani memiliki masalah dengan banyaknya hama dan serangga yang merusak hasil panen mereka, maka juallah solusi untuk masalah mereka (misal: pestisida / pembasmi serangga).
Pastikan bahwa market Anda mau (dan mampu) untuk membayar solusi yang Anda tawarkan.

Jika market Anda tidak mau atau tidak mampu membayar produk atau jasa yang Anda tawarkan, Anda tidak akan menghasilkan banyak profit! Cari tahu sebanyak apa kemampuan (dan kemauan) target market Anda, dan pastikan Anda bisa menjual produk atau jasa yang mereka butuhkan dengan harga yang sesuai, dan tetap mendapat profit.

Misal: Anda membuka sebuah jasa web design online. Maka, pastikan bahwa layanan yang Anda berikan harganya tidak terlalu mahal untuk ukuran target market yang Anda tuju. Jangan berikan harga terlalu murah yang membuat Anda rugi, jangan berikan harga terlalu mahal yang membuat orang lari.
Terakhir: berikan nilai tambah yang memikat pada produk dan jasa Anda.

Pastikan Anda tidak hanya asal menjual produk / jasa, tapi pastikan juga bahwa produk dan jasa Anda memiliki nilai lebih dibanding kompetitor Anda.Misal: jika Anda membuka sebuah jasa pembuatan web online, berikan jaminan bahwa design Anda untuk paket tertentu bisa jadi lebih cepat sekian hari dari pesaing Anda, berikan jaminan bahwa jika tidak puas uang kembali (dan harus Anda tepati), dan sebagainya.

Yang terakhir, tapi termasuk yang terpenting: Jangan lupa berikan keunikan tersendiri dari produk dan jasa Anda, yang tidak bisa didapatkan oleh orang lain jika mereka membelinya dari pesaing Anda. Berikan juga bonus khusus jika mereka membeli produk yang Anda jual, dan tidak membeli produk serupa dari pesaing Anda.

Sesudah Anda melakukan langkah-langkah di atas, Anda akan lebih siap untuk memasarkan sebuah produk atau jasa yang bisa memenuhi kebutuhan pasar. Anda juga akan dapat segera menjalankan bisnis online Anda (apapun itu), dan mulai meraih keuntungan secepatnya. Lakukanlah semuanya, sekarang juga.

Demikian tips kali ini dari saya. Semoga bermanfaat.

Untuk kesuksesan Anda!



http://haryoprabowo.com/menentukan-niche-market-bagi-produk-anda/

8 Tips Memilih Nama Domain

Dear rekan-rekan pebisnis online,..

Untuk setiap project bisnis online yang akan kita laksanakan, tentunya kita akan selalu membutuhkan sebuah nama domain yang sesuai dan representatif untuk mengembangkan “merek” bisnis kita tersebut. Jika tidak, hal ini bisa berdampak pada kurang efektifnya usaha marketing yang kita kembangkan.

Lalu, bagaimana cara untuk memilih nama domain yang bagus?

Berikut tips-tipsnya.


Internet


[1] Pilih nama yang mewakili bisnis Anda

Jika bisnis Anda berkisar seputar jual beli baju, usahakan pilih nama domain yang memiliki unsur kata baju di dalamnya. Jangan beli domain dengan nama yang tidak ada hubungannya, bahkan bertentangan. Misalnya, jika Anda menjual baju, Anda bisa pilih nama domain tokobaju.com, dan jangan memilih nama tokokomputer.com



[2] Usahakan memilih domain berakhiran .Com

Seperti haryoprabowo.com, tokobaju.com, tokobuku.com, dan seterusnya. Dan bukan tokobaju.net, tokobuku.org, tokomesin.biz, atau yang lainnya.

Kenapa? Karena domain dengan akhiran .com identik dengan domain bisnis. Bahkan identik dengan nama domain secara umum.

Jika ada dua buah domain bernama tokobuku.com dan tokobuku.net, kira-kira orang akan mengingat yang mana ketika mengetikkannya di jendela browser? Domain .com jawabannya.



[3] Pilih nama domain yang mudah diingat

Selain itu, pilihlah nama domain yang mudah diingat konsumen. Banyak pengguna website yang hingga hari ini masih mengandalkan ingatan mereka untuk membuka suatu situs yang pernah mereka buka (dan mereka sukai) sebelumnya.

Kalau Anda mencari gudang software gratisan, mana yang akan Anda ingat dengan lebih baik: softwaregratis.com, atau ubergratissoftwaresite.com?

Saya yakin, pilihan pertama jawabannya.



[4] Pilih nama domain yang pendek

Dalam banyak kesempatan, lebih singkat nama domain Anda, maka lebih baik untuk bisnis Anda.

Daripada membuat domain dengan nama tokobajuibuindah.com, jauh lebih baik membuat nama tokobaju.com saja. Domain yang pendek lebih mudah diingat dan lebih elegan dibanding nama domain yang panjang.



[5] Hindari nama domain yang memakai angka

Dan jangan memilih nama domain yang penulisannya ambigu, atau bisa ditulis dengan banyak versi.

Misalkan, domain 123.com. Saat ada teman bermain ke rumah Anda dan bertanya tentang domain yang Anda miliki, mungkin Anda bisa berkata bahwa domain saya adalah “satu dua tiga”.com. Tapi kira-kira apa yang akan ditafsirkan oleh teman Anda?

Apakah 123.com? Atau satu2tiga.com? Atau satuduatiga.com?

Memusingkan, bukan? Dan juga memungkinkan kesalahan ketik. Karenanya, hindarilah.



[6] Hindari bentrokan dengan masalah hak cipta

Berikutnya, untuk menghindari masalah di kemudian hari, usahakan untuk tidak memakai nama domain yang sudah ada hak ciptanya. Seperti menggunakan merek-merek besar.

Jika Anda bukan orang yang memiliki akses untuk boleh memakai merek “Toyota” katakanlah, maka jangan pernah membuat domain dengan nama “Toko-Toyota.Com” atau “Toyota-Resmi.com”. Anda tidak akan pernah tahu kapan pemegang merek merasa tersinggung dengan nama domain Anda, dan mengadukan Anda ke pengadilan atas masalah pelanggaran hak cipta tersebut.



[7] Untuk personal branding, gunakan nama Anda

Jika Anda menggunakan domain Anda untuk mengembangkan nama Anda sendiri, gunakanlah nama Anda. Misalkan: HaryoPrabowo.com. Jangan gunakan nama barang, apalagi nama orang lain.



[8] Terakhir, gunakan “top” atau “best” atau sejenisnya untuk website review

Jika Anda membeli domain yang dipergunakan untuk affiliate marketing dengan tipe review, adalah ide yang bagus untuk memakai kata “best” atau “top” dalam nama domain Anda.

Saya beri contoh untuk domain review web hosting, gunakanlah nama : besthosting.com, tophosting.com.

Kenapa? Karena biasanya orang mencari web hosting terbaik di search engine seperti google dengan keyword “best web hosting” atau “top hosting” atau sejenisnya. Dengan memiliki nama domain yang mirip dengan keyword yang diinginkan, potensi situs Anda untuk berada di halaman awal search engine akan lebih besar lagi.



Yap, baiklah,.. mungkin itu saja dulu tips-tips memilih domain kali ini. Semoga bermanfaat untuk Anda yang akan membeli domain pertama kalinya atau akan membeli domain berikutnya.

Mohon komentar dan masukannya, siapa tahu ada yang punya tips berharga lainnya

Untuk kesuksesan Anda!

PS: semua nama domain yang saya tuliskan di atas hanyalah contoh. Tidak ada niatan untuk mendiskreditkan atau menjatuhkan pihak mana pun.



http://haryoprabowo.com/8-tips-memilih-nama-domain/